Sedekah Kita untuk Anak Yatim

Sedekah Kita untuk Anak Yatim

ssalamualaikum wr. wb

Masih dicerita edisi Ramadhan hehe, selama Ramadhan Jajan Pahala berniat untuk menghabis-bersihkan uang yang ada, tujuannya ya sama hehehe “mumpung pahala dilipat gandakan”.

unnamed (1)
Bukti Ijab Qabul Sedekah

Dihari terakhir Jajan Pahala berkegiatan dibulan Ramadhan yaitu tanggal 10 Juli 2015 saat SOTR (Sembako On The Road), uang Jajan Pahala masih ada, jadi kita berniat menghabiskan uang tersebut. Sekaligus kangen sama dedek-dedek bayi lucuuuu, jadi kita pilih Panti Asuhan Bayi Sehat Muhammadiyah yang ada di Jln. Purnawarman no. 25. Jam jenguk bayi di panti tersebut adalah jam 09.00-11.00 dan jam 14.00 -15.30, setelah pembagian sembako kekelompok kecil sesuai area pembagian sembako selesai, dua kelompok terakhir yaitu rombongan mobil Nabila dan Ridlwan menyempatkan ke Panti dulu sebelum menyebarkan sembako sekitar pukul 10.00, tapiii pas datang kesana setelah menyelesaikan ijab kabul sedekah, kita langsung ke ruangan bayi dan ternyata ruangan bayi sudah gelapp L bayi-bayinya udah pada tidur padahal belum jam 11.00 huhu, kayanya emang niat nya salah deh, lebih besar pengen ketemu bayi-bayinya dibandingkan sedekah dengan ikhlas, astagfirullah. Saling mengingatkan yaa, perbaiki niat kita kalo mau melakukan kebaikan, lakukan kebaikan ikhlas hanya untuk Allah semata, semoga amal ibadah kita diterima, amiin.

Jajan Pahala seneeng banget kalo keliling ke panti-panti, di panti banyak banget yang bisa dipelajari, dikeadaan kita yang berkecukupan ini harus banget banyak-banyak bersyukur, karena masih banyak yang ga seberuntung kita. Hal baru yang baru didapet akhir-akhir ini yaitu kenyataan kalo anak-anak di panti itu lebih kasar karena mungkin mencoba mencari perhatian, terbukti kalo kita ketemu anak-anak balita di panti, susah banget ngajak mereka ngobrol baik-baik. Setelah denger cerita dari pengurus dan pihak-pihak lain, satu hal yang sedih banget, mereka emang kekurangan kasih sayang……….. Coba bayangin, waktu kita bayi, berapa kali orang tua kita meluk, nyium atau ngelus-ngelus kita per harinya? Per minggunya? Per bulannya? Pasti udah ga terhitung kan. Sedangkan mereka? Hati siapa yang ga hancur ngeliat adek-adek bayi lucu itu ternyata jauuuuuh jauuuhhh ga seberuntung kita.

Di Panti Bayi Sehat sendiri kita ga boleh meluk-meluk dan gendong, karena suatu hari pernah ada bayi yang meninggal karena kesalahan cara menggendong, setelah kejadian itu, kita ga boleh meluk atau gendong2 lagi. Sedih ya…

Makin nyata dan jelas ya perintah Rasulullah sallaluhuu ‘alai wasalam untuk menyayangi anak yatim. Selain bisa membahagiakan orang lain, menyayangi anak yatim juga banyak memberikan manfaat untuk kita.

Dan hadits dari Abu Umamah yang berbunyi :

عن أبى أمامة عن النبي صلى الله عليه وسلم قال من مسح رأس يتيم أو يتيمة لم يمسحه إلا لله كان له بكل شعرة مرت عليها يده حسنات ومن أحسن إلى يتيمة أو يتيم عنده كنت أنا وهو فى الجنة كهاتين وقرن بين أصبعيه (رواه أحمد )

Dari Abu Umamah dari Nabi saw berkata: “Barangsiapa yang mengusap kepala anak yatim laki-laki atau perempuan karena Allah, adalah baginya setiap rambut yang diusap dengan  tangannya itu terdapat banyak kebaikan, dan barang siapa berbuat baik kepada anak yatim perempuan atau laki-laki yang dia asuh, adalah aku bersama dia disurga seperti ini, beliau mensejajarkan dua jari-nya.”

Mau hati kita menjadi lembut dan damai? Rasulullah SAW memberi resep untuk itu. Bersabda, ”Bila engkau ingin agar hati menjadi lembut dan damai dan Anda mencapai keinginanmu, sayangilah anak yatim, usaplah kepalanya, dan berilah dia makanan seperti yang engkau makan. Bila itu engkau lakukan, hatimu akan tenang serta lembut dan keinginanmu akan tercapai. (HR Thabrani)”.

Pas pertama datang ke panti juga kita diingatkan oleh pengurus panti, kalo doa yang kita panjatkan sambil mengelus kelapa anak yatim akan dikabulkan sama dengan saat kita berdoa didepan ka’bah. MasyaAllah. Allahuakbar. Mulai saat itu kalo punya hajat langsung deh nyari anak yatim dan berdoa dengan ikhlas, inyaAllah dikabulkan. Selamat mencoba 🙂

Wassalamualaikum wr. wb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *